Kontroversi Lahan TPU di Desa Cikande: Harga Rp 3,23 Juta/M2, Warga Keberatan

Kabupaten Tangerang - Proses pengadaan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, telah menimbulkan kontroversi. Lahan yang dibeli dengan harga Rp 3,23 juta/M2 masih berbentuk sawah dan rawa, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana proses pengadaan lahan tersebut.





Lahan yang akan dijadikan TPU masih berbentuk sawah dan rawa, dengan luas hampir 1 hektar. Harga yang dibayarkan untuk lahan tersebut adalah Rp 3,23 juta/M2. Namun, beberapa tokoh masyarakat desa Cikande merasa keberatan dengan adanya TPU di lingkungan mereka.




Salah seorang tokoh masyarakat desa Cikande, Dovi Efendi, yang juga mantan Jaro di lingkungan tersebut, merasa keberatan dengan adanya TPU di lingkungan mereka. Menurutnya, penentuan lahan TPU tidak dimusyawarahkan dengan warga di lingkungan rukun tetangga.


Sihabudin, yang disapa Guru Pidin, merupakan tokoh warga sekitar yang mengatakan bahwa harga tanah sawah di daerah tersebut biasanya tidak lebih dari Rp 500.000 per meter persegi. Namun, harga lahan TPU di Desa Cikande yang mencapai Rp 3,23 juta/M2 menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana proses pengadaan lahan tersebut.


Kontroversi ini telah menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana proses pengadaan lahan TPU di Desa Cikande. Pemerintah kabupaten Tangerang harus melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa proses pengadaan lahan tersebut telah dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn more
Ok, Go it!