TANGERANG - Dilansir dari beberapa sumber bahwa di Tiongkok, terdapat sebuah tradisi yang cukup menarik yang harus dilalui oleh setiap pejabat sebelum mereka resmi dilantik. Tradisi ini mengharuskan mereka untuk melakukan kunjungan ke lembaga pemasyarakatan yang menampung individu-individu yang terlibat dalam praktik korupsi.
Kunjungan ini memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu untuk meningkatkan kesadaran para pejabat mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh korupsi serta menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas mereka.
Selama kunjungan tersebut, para pejabat akan berkesempatan untuk melihat secara langsung para mantan pejabat yang telah dijatuhi hukuman akibat tindakan korupsi, termasuk di antaranya adalah mantan pemimpin dan kolega mereka.
Pengalaman ini dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai konsekuensi dari tindakan korupsi, serta menekankan betapa pentingnya kejujuran dan transparansi dalam pelaksanaan tugas sebagai seorang pejabat publik. Melalui pengalaman ini, diharapkan para pejabat dapat merasakan dampak negatif dari korupsi secara langsung.
Tradisi ini telah diterapkan sejak tahun 2015 dan dapat berkontribusi dalam upaya pengurangan tingkat korupsi di Tiongkok. Dengan menyaksikan secara langsung akibat dari tindakan korupsi, para pejabat dapat menjadi lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan kepada mereka.
Melalui pendekatan ini, akan tercipta lingkungan pemerintahan yang lebih bersih dan transparan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.